Harga Emas Capai Level Tertinggi

Akseswarganet – Pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta), harga emas kembali mencapai level tertingginya. Kenaikan harga emas ini terutama didorong oleh investor yang mencari aset safe haven menyusul pengumuman tarif

impor barang-barang AS oleh Tiongkok sebagai balasan atas tarif impor yang ditetapkan Presiden Donald Trump.

Berita mengenai tarif impor muncul tadi malam, dan tampaknya menjadi katalis utama saat ini, yang membayangi rilis data lainnya hari ini.

Meskipun dolar mengalami penguatan di awal minggu, penurunan nilainya selanjutnya kemungkinan akan mendukung harga emas yang lebih tinggi.

Penerapan tarif impor impor AS oleh Tiongkok merupakan respons cepat terhadap bea masuk baru AS,

yang semakin mengintensifkan konflik perdagangan antara dua ekonomi terbesar tersebut, bahkan ketika Trump memperpanjang penangguhan sementara terhadap Meksiko dan Kanada.

Pejabat dari pemerintahan Trump telah memperingatkan bahwa tarif impor yang diusulkan dapat

menimbulkan risiko inflasi, dengan tiga pejabat Federal Reserve menyatakan kekhawatiran pada hari

Senin. Seorang pejabat menyarankan bahwa ketidakpastian seputar tren harga mungkin memerlukan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap pemotongan suku bunga.

Data terbaru menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan di AS turun menjadi 7,6 juta pada bulan Desember, yang berada di bawah estimasi konsensus sebesar 8 juta, yang menunjukkan potensi perlambatan dalam aktivitas ekonomi.

Harga Logam Lainnya

Emas batangan telah lama dianggap sebagai perlindungan terhadap inflasi dan ketidakstabilan

geopolitik; namun, kenaikan suku bunga telah mengurangi daya tarik aset yang tidak menghasilkan keuntungan.

Mengingat kebijakan mengganggu pemerintah AS saat ini, yang telah menimbulkan ketidakpastian

pasar, bersama dengan potensi bank sentral untuk meningkatkan akuisisi emasnya guna mendiversifikasi cadangan dolar AS-nya, harga emas mungkin mencapai $3.000 tahun ini.

Perhatian sekarang diarahkan pada laporan ketenagakerjaan ADP yang dijadwalkan pada hari Rabu, laporan penggajian pada hari Jumat, dan pidato mendatang dari beberapa pejabat Federal Reserve.

Harga Emas Mencapai Puncak Bersejarah, Terus Naik

Baru-baru ini, harga emas global mencapai titik tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Senin.

Lonjakan harga emas ini didorong oleh aliran investasi safe haven menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang peningkatan tarif impor terhadap Kanada, Tiongkok, dan Meksiko.

Strategi tarif Trump telah meningkatkan kekhawatiran mengenai kenaikan inflasi, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

David Meger, Direktur High Ridge Futures Metals Trading, mencatat bahwa meskipun ada dampak buruk dari menguatnya dolar AS terhadap pasar komoditas, harga emas terus meningkat, mencapai

rekor tertinggi karena meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian terkait tarif Trump.

Penerapan tarif 25% Trump atas barang-barang dari Kanada dan Meksiko, yang berlaku mulai Selasa,

bersama dengan tarif 10% atas impor Tiongkok, telah memicu kekhawatiran akan perang dagang yang dapat memperlambat pertumbuhan global dan memperburuk inflasi.

Sebagai tanggapan, pemerintah Kanada dan Meksiko tengah mempersiapkan tindakan balasan,

sementara Tiongkok telah mengindikasikan niatnya untuk menentang tarif di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan akan melakukan tindakan balasan yang tidak disebutkan saat ini.

Pelaku Pasar Menunggu Indikator Ekonomi

Bart Melek, kepala analis komoditas di TD Securities, mencatat bahwa pelaku pasar masih belum yakin

tentang dampak potensial perang dagang yang sedang berlangsung terhadap emas dan komoditas lainnya.

“Kami belum mengamati reaksi lengkap dari emas, dan jika konflik perdagangan ini berlanjut dalam

jangka waktu yang lama, hal itu dapat mengakibatkan harga emas yang jauh lebih tinggi di masa mendatang,” kata Melek.

Emas sering dianggap sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian ekonomi atau geopolitik.

J.P. Morgan mengantisipasi bahwa tren bearish dalam ekuitas akan memberikan tekanan ke bawah pada

emas dalam jangka pendek; namun, kenaikan tarif dapat memberikan dukungan bagi harga emas dalam jangka menengah.

Para investor memantau dengan saksama laporan pekerjaan AS minggu ini, laporan ketenagakerjaan ADP, dan statistik ketenagakerjaan AS untuk menilai kesehatan ekonomi AS secara keseluruhan.

Sementara itu, bank-bank bullion yang terlibat dalam pengangkutan logam mulia dari pusat-pusat

perdagangan Asia seperti Dubai dan Hong Kong ke AS memanfaatkan premi yang luar biasa tinggi dari emas berjangka AS dibandingkan dengan harga spot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *