Akseswarga.net – Kementerian Kehutanan menyediakan dua ekor gajah untuk upacara penyucian yang menandai peresmian Pura Hindu terbesar di Indonesia. Pura yang dikenal sebagai Shri Sanathana Dharma Aalayam atau Pura Jakarta Murugsn ini terletak di Kalideres.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni hadir pada peresmian Shri Sanathana Dharma Aalayam di Jakarta Barat.
Dalam peresmian tempat peribadatan ini, Kementerian Kehutanan juga memfasilitasi persiapan dua ekor gajah untuk acara seremonial.
Antoni menyatakan bahwa kementeriannya telah mengatur peminjaman dua ekor gajah dari Taman Safari Indonesia untuk upacara penyucian yang terkait dengan tempat peribadatan Hindu yang penting ini.
“Kami dari Kementerian Kehutanan menyediakan dua ekor gajah untuk peresmian tempat peribadatan ini,” ungkapnya.
Kementerian Kehutanan mendatangkan dua ekor gajah dari Taman Safari untuk peresmian Pura Hindu terbesar di Indonesia, Shri Sanathana Dharma Aalayam, yang terletak di Kalideres.
Tercatat, Pura Hindu Shri Sanathana Dharma Aalayam telah mengajukan permohonan peminjaman seekor gajah, yang dianggap sebagai simbol sakral dalam konteks kebijakan.
Turut hadir dalam acara tersebut Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketua Dewan Penanggulangan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, dan Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati.
Kementerian Kehutanan Berkomitmen Tingkatkan Pemanfaatan Hutan
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas untuk memperkuat konsep menyeluruh pemanfaatan hutan sebagai sumber pangan, energi, dan cadangan air.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan pentingnya inisiatif ini dalam mendukung visi besar pemerintah untuk mencapai kemandirian pangan dan energi.
“Alhamdulillah dan terima kasih, hari ini kami dari Kementerian Kehutanan berkesempatan untuk berbincang dengan Bapak Menteri, Bappenas, dan tim, untuk
memperkuat gagasan dan strategi terkait hutan yang kita tetapkan sebagai hutan lumbung pangan.”
Antoni menegaskan bahwa visi ambisius ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo
Subianto yang menggarisbawahi perlunya mengoptimalkan sumber daya hutan untuk mendukung ketahanan pangan dan energi Indonesia.
Beliau menegaskan bahwa hutan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan swasembada pangan.
Bapak Prabowo membayangkan masa depan Indonesia yang dapat mencapai swasembada pangan dan energi sedini mungkin, sebagaimana disampaikan oleh Antoni.
“Beliau telah mengidentifikasi beberapa potensi, salah satunya yang saya berkomitmen untuk terus giat tekuni adalah optimalisasi sumber daya hutan untuk produksi pangan, pembangkitan energi, dan konservasi air,” urainya.
Pembahasan Inisiatif Strategis
Pertemuan tersebut juga difokuskan pada inisiatif strategis yang akan dilaksanakan ke depannya.
Antoni menyampaikan harapannya, dengan dukungan penuh dari Bappenas, inisiatif ini dapat segera ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN).
“Kami memang optimistis dengan dukungan dari rekan-rekan di Bappenas, kami akan memajukan program-program tertentu menjadi PSN, Program Strategis Nasional.
Selain itu, kami sebagai pembantu Presiden, berdedikasi untuk memastikan keberhasilan agenda kemandirian pangan beliau.