Akseswarganet – Pemain Liverpool yang Hengkang dengan Kontroversial
Trent Alexander-Arnold tampaknya akan menjadi pemain terbaru yang meninggalkan Liverpool dalam situasi yang tidak mengenakkan. Kepindahannya ke Real Madrid tampaknya semakin di depan mata.
Menurut talkSPORT, pemain berusia 26 tahun itu telah setuju bergabung ke Real Madrid pada musim panas 2027.
Dia akan menandatangani kontrak lima tahun dengan klub raksasa Spanyol itu, yang nilainya melebihi £220.000 (Rp4,69 miliar) per pekan.
Keputuan Trent Alexander-Arnold itu memicu kontroversi di Anfield. Apalagi, ia merupakan salah satu pemain yang sangat lama memperkuat The Reds, bahkan sejak belia.
Ada suporter Liverpool yang mengungkapkan kemarahan dengan membakar jersey bertuliskan nama Trent Alexander-Arnold.
Belum ada pengumuman resmi dari Liverpool maupun Real Madrid soal transfer besar tersebut. Namun, sebenarnya rumor kepindahan Trent ke Los Blancos sudah berembus lama.
Selain Trent Alexander-Arnold berikut ini delapan pemain Liverpool yang pergi dalam situasi yang tidak menyenangkan, seperti di kutip dari Planet Football.
Raheem Sterling
Sterling menolak tawaran kontrak senilai £100.000 per pekan di Anfield dan lebih memilih bergabung dengan Manchester City pada 2015.
Kisah transfer ini berlarut-larut di depan publik. Fans Liverpool tidak senang dengan keputusan pemain Inggris itu untuk hijrah dengan rival mereka di Liga Inggris.
Pada akhirnya, Sterling akan merasa kepindahannya ke Manchester terbukti benar. Ia berhasil menyabet 11 trofi bersama klub tersebut dan mencetak lebih dari 130 gol.
Fernando Torres
Striker Timnas Spanyol itu mengajukan permintaan pindah hanya tiga hari sebelum batas waktu transfer Januari 2011.
Liverpool awalnya menolak permintaannya, tetapi akhirnya terpaksa menjualnya setelah Chelsea mengaktifkan klausul pelepasannya senilai £50 juta.
Jika di pikir-pikir, The Reds mendapat keuntungan besar dari penjualan Torres. Namun, basis penggemar Liverpool tentu saja terguncang saat itu.
“Ketika kami mendapatkan 50 juta pounds untuk Torres, kami seperti, ‘wow, mereka tidak mendapatkan Torres yang kami kenal’. Kami tahu itu saat itu,” kata mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, di The Overlap.
“Dia selalu mencetak gol melawan Chelsea dan Chelsea sangat menginginkannya. Satu-satunya pertandingan bagus yang dia mainkan musim itu adalah melawan Chelsea.”
Michael Owen
Setelah kontraknya di Anfield habis, Owen pindah ke Real Madrid pada 2004. Liverpool hanya menerima £8 juta dari penjualan itu.
Lebih buruk lagi, sang penyerang kemudian bergabung dengan Manchester United beberapa tahun kemudian, yang semakin memperkuat rasa tidak suka penggemar Liverpool terhadapnya.
Emre Can
Meskipun ditawari kontrak baru di Liverpool, gelandang Jerman itu menolak perpanjangan. Ia malah menandatangani kesepakatan besar dengan Juventus.
“Saya memutuskan bergabung dengan Juventus karena saya pikir proyek di sini sangat besar. Mereka punya tujuan yang sangat besar. Saya ingin menjadi bagian dari proyek di sini.”
Pada akhirnya, kepindahan itu tidak benar-benar berhasil dan tidak lama kemudian pemain Jerman itu pindah lagi.
Xabi Alonso
Rafa Benitez akan selalu di kenang dengan penuh kasih oleh para penggemar Liverpool, tetapi mungkin tidak oleh Xabi Alonso.
Menjelang akhir masa-mas Alonso di Anfield, hubungannya dengan Benitez menjadi renggang. Ia akhirnya meninggalkan klub pada 2009 setelah serangkaian perselisihan.
Hubungan mereka menjadi renggang terutama setelah Benitez berselisih mengenai kelahiran putra Alonso sebelum pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan.
“Istri saya akan melahirkan, dan saya memberi tahu Rafa bahwa saya tidak bisa pergi. Saya akan pergi ketika semuanya baik-baik saja.”
“Saya bilang saya akan naik pesawat dan menemui mereka di sana. Dia tidak menerimanya. Saya harus membuat keputusan dan saya memutuskan untuk bersama keluarga saya.”
“Itu tidak mudah, pekerjaan saya bukanlah pekerjaan biasa dan itu bukan permainan biasa, namun saya tidak pernah menyesalinya,” imbuh Alonso.
Pemain Liverpool yang Hengkang dengan Kontroversial