Akseswarganet – Pasuruan, 3 Februari 2025 – Angin kencang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, selama dua hari terakhir. Akibatnya, sebanyak 56 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Menurut laporan dari Kompas.com, bencana ini disebabkan oleh cuaca ekstrem yang dipicu oleh perubahan tekanan udara di wilayah Jawa Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Dampak dan Kerusakan Akibat Angin Kencang
Bencana ini tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menyebabkan beberapa pohon tumbang dan menghambat akses jalan. Kepala BPBD Pasuruan, Bambang Setyawan, menyatakan bahwa beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa warga mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan,” ujar Bambang, dikutip dari Kompas.com (sumber).
Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah juga mengalami kerusakan. Tim BPBD dan relawan sudah dikerahkan untuk membantu membersihkan puing-puing serta memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak.
Peringatan dari BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Menurut prakiraan cuaca, tekanan udara di wilayah Jawa Timur masih memungkinkan terjadinya angin dengan kecepatan tinggi.
“Angin kencang ini terjadi akibat perbedaan tekanan udara yang signifikan. Kami mengimbau warga untuk mengamankan atap rumah mereka dan menghindari aktivitas di luar ruangan jika cuaca semakin buruk,” jelas Rahayu Puspitarini, Kepala BMKG Jawa Timur.
BPBD juga menyarankan agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang dan kerusakan bangunan akibat angin kencang.
Langkah Pemerintah dan Bantuan bagi Korban
Sebagai respons terhadap bencana ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menyiapkan langkah-langkah penanganan, di antaranya:
- Menyalurkan bantuan darurat berupa bahan makanan, selimut, dan perlengkapan rumah tangga bagi warga terdampak.
- Melakukan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan parah, bekerja sama dengan relawan dan pihak swasta.
- Meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang mitigasi bencana kepada masyarakat agar lebih siap menghadapi angin kencang di masa mendatang.
Pemerintah juga berjanji akan mempercepat rehabilitasi bangunan yang mengalami kerusakan, terutama fasilitas umum yang digunakan oleh banyak warga.
Kesimpulan
Bencana angin kencang yang melanda Pasuruan telah menyebabkan kerusakan signifikan pada puluhan rumah dan fasilitas umum. Meskipun tidak ada korban jiwa, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi.
BPBD dan BMKG terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau warga untuk selalu siap menghadapi bencana alam.
Sumber:
- Kompas.com – “Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Pasuruan”